HAL UJIAN


POS UN 2013, Draft

19 January 2013 | 22:59 Dibaca: 2210   Komentar: 0   Nihil

Begitu santernya kabar tentang akan diubahnya beberapa ketentuan Pelaksanaan UN Tahun 2013 telah membuat banyak pihak penasaran dan berburu informasi tentang POS (Prosedur Operasional Standar) UN 2013. Dan informasi yang saya temukan dibeberapa situs di internet bahwa POS UN 2013 masih berbentuk Draft.

Walaupun masih dalam bentuk draft ternyata sudah dilakukan sosialisasi di beberapa Dinas Pendidikan Provinsi. Dalam draft POS UN 2013 tersebut ada beberapa perubahan dalam penyelanggaraan UN 2013 :

  1. Penyatuan pelaksanaan UN sekolah dengan UN Pendidikan Kesetaraan
  2. Mengakomodasi sekolah penyelenggara sistem program akselarasi dan sistem kredit semester
  3. Soal menjadi 20 paket pada setiap ruangan
  4. Kesulitan soal ditingkatkan
  5. Peningkatan peran perguruan tinggi dalam pelaksanaan UN SMA/MA/SMK/Program Paket C

Untuk Ringkasan Materi Sosialisasi Draft POS UN 2013 sbb :

  1. Pengertian Ujian Nasional (UN)   adalah penilaian hasil belajar oleh pemerintah yang bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi.
  2. Tujuan Ujian Nasional (UN) adalah menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
  3. Kegunaan UN adalah sebagai salah satu pertimbangan untuk:
    1.Pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan;
    2.Dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
    3.Penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan; dan
    4.Dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
  4. Penyelenggara UN adalah BSNP bekerjasama dengan Kemdikbud, KemenAg, Kem Dagri, Kem Luar Negeri, Kepolisian RI, PTN dan Pemda,  terdiri atas Penyelenggara UN Tingkat Pusat, Provinsi,  Kabupaten /Kota, dan Penyelenggara UN Tingkat S/M/UPKBM.
  5. Penyelenggara UN Pusat terdiri dari : 1.BSNP;  2.Kemdikbud ; 3.Kemenag; 4.MR-PTN,
  6. Penyelenggara UN Provinsi terdiri dari :
    1.Gubernur
    2.LPMP
    3.PTN
    4.Dinas Pendidikan
    5.Kanwil Kemenag
    6.Instansi Terkait
  7. Penyelenggara UN Kabupaten  terdiri dari :
    1.Bupati/Walikota
    2.PT
    3.Dinas Pendidikan
    4.Kantor Kemenag
  8. Penyelenggara UN Satuan Pendidikan   terdiri dari :
    1.PT
    2.Kepala Sekolah
    3.Guru
    4.Pengawas
  9. Penyelenggara UN Tingkat   Satuan PendidikanSekolah/madrasah/unit pelaksana   kegiatan   belajar mengajar yang dapat   menyelenggarakan UN adalah:
    1. Sekolah/madrasah/unit pelaksana kegiatan belajar mengajar yang       telah terakreditasi dan memiliki   fasilitas ruang yang layak, serta persyaratan lainnya ditetapkan oleh Penyelenggara UN Tingkat Provnsi   atau
    2. Sekolah/madrasah Rintisan Bertaraf Internasional (RSBI) atau  sekolah/madrasah bertaraf   internasional yang memiliki peserta  didik kurang dari   20 orang setelah mendapat izin dari Dinas Pend Provinsi atau Kanwil KemenAg
    3.  Untuk SMPLB dan SMALB tidak ada batas minimal jumlah peserta UN.

    10. Penyelenggara UN Tingkat Satuan Pendidikan mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

    1. Merencanakan penyelenggaraan UN di sekolah/madrasah/unit pelaksana kegiatan belajar mengajar.
    2. Memiliki dan memahami Permendikbud UN dan POS serta melakukan sosialisasi kepada guru, peserta ujian, dan orang tua peserta;
    3. Mengirimkan data calon peserta UN yang dilakukan oleh sekolah/madrasah/unit pelaksana kegiatan belajar mengajar ke Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota.
    4. Memberikan penjelasan tentang tata tertib pengawasan ruang ujian dan cara pengisian LJUN;
    5. Mengirimkan nilai sekolah/madarasah/unit pelaksana kegiatan belajar mengajar berdasarkan berdasarkan penggabungan nilai rata-rata rapor dan nilai US/M untuk SMP/MTs, SMPLB, SMA, MA,  SMALB, dan sMK ke Penyelenggara UN Tingkat Tingkat Kabupaten/Kota;
    6. Mengirimkan nilai unit pelaksana kegiatan belajar mengajar berdasarkan penggabungan nilai rata-rata laporan hasil belajar (NRLHB) dan nilai UAPK untuk Paket A/Ula, Paket B/Wustha, Paket C dan Paket C Kejuruan ke penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota;
    7. Mengambil naskah soal UN di tempat yang sudah ditetapkan oleh Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota;
    8. Memeriksa dan memastikan amplop naskah soal UN dalam keadaan tertutup;
    9. Menjaga kerahasiaan dan keamanan naskah soal UN;
    10. Melaksanakan UN sesuai POS UN;
    11. Menjaga keamanan dan ketertiban penyelenggara UN;
    12. Memeriksa dan memastikan amplop LJUN dalam keadaan tertutup dengan dilem/dilak dan telah ditandatangani oleh Pengawas Ruang UN di dalam ruang ujian;
    13. Membubuhkan stempel satuan pendidikan pada amplop LJUN;
    14. Mengumpulkan LJUN serta mengirimkannya kepada penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota, khusus sekolah Indonesia di Luar negeri, LJUN langsung di kirim ke penyelenggara Un tingkat pusat;
    15. Menerima DKHUN dari penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota, khusus sekolah Indonesia di Luar negeri, menerima DKHUN dari penyelenggara UN tingkat pusat;
    16. Menerbitkan, menandatangani, dan membagikan SKHUN kepada peserta UN;
    17. Menerapkan prinsip kejujuran, objektivitas dan akuntabilitas pada semua proses di atas;
    18. Khusus SMK melakukan kerjasama dengan industri mitra atau institusi pasangan dalam rangka uji kompetensi keahlian berdasarkan pedoman penyelenggaraan uji kompetensi keahlian dari Penyelenggara UN Tingkat Pusat;
    19. Menyampaikan laporan penyelenggaraan UN kepada penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota, Khusus sekolah Indonesia di Luar negeri kepada Perwakilan RI setempat.
    II. PESERTA UJIAN NASIONAL
    A.PERSYARATAN PESERTA UN
    1. Peserta didik yg belajar pd th terakhir di satuan pendidikan berhak mengikuti UN
    2. Peserta didik yg memiliki rapor lengkap penilaian hasil belajar pd satuan pendidikan sd. Smt 1 th terakhir.
    3. Khusus peserta didik SMK yg telah menyelesaikan proses pembelajaran utk mapel yg diujikan scr nasional dpt mengikuti UN.
    4. Peserta didik yg memiliki ijazah/srt ket lain yg setara, atau berpenghargaan sama dg ijazah dr satuan pendidikan yg setingkat lebih rendah.
    5. Peserta didik yg belajar di sekolah internasional di Indonesia yg memiliki izin utk menerima peserta didik WNI, dpt mengikuti UN pd S/M penyelenggara UN terdekat.
    6. Peserta UN yg krn alasan ttt dan disertai bukti yg sah tdk dpt mengikuti UN di satuan pendidikannya, dpt mengikuti UN di S/M lain pd jenjang dan jenis yg sama.
    7. Peserta UN yg krn alasan ttt dan disertai bukti yg sah tdk dpt mengikuti UN dpt mengikuti UN susulan.
    8. Peserta yg blm lulus UN S/M yg akan mengikuti UN th pelajaran 2013/2014 hrs:
      a.Mendaftar pd S/M asal atau S/M penyelenggara UN,
      b.Mengikuti seluruh mapel yg di-UN-kan. Nilai yg digunakan adalah nilai tertinggi dr hsl ujian,
      c.Memiliki nilai S/M

Demikian ringkasan  draf sosialisasi UN 2013

Informasi selengkapnya silahkan KLIK disini :bsnp-sosialisasi-un-2013-130122065135-phpapp01

Demikian, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s