MENGENAL SOSOK DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH


 Oleh :  Admin

Pasca Pemilu Presiden 2014  tampilan baru dunia pendidikan di Indonesia tidak hanya sibuk dengan tarik ulurnya kurikulum pendidikan dasar dan pendidikan menengah, tetapi wajah kementerian juga tampil dengan wajah baru. Ciri khasnya adalah dipisahkannya urusan pendidikan dasar dan pendidikan menengah dengan dunia pendidikan tinggi. Keduanya diurus oleh Direktorat Jenderal  yang berbeda.

Yuli bertanya “Mba ko bisa begitu ya…?  “Ya bisa… nyatanya bisa ko… Sudahlah otak kita tidak diprogram untuk berfikir sejauh itu…  Semoga saja  hasilnya lebih baik” jawab Arni enteng, .

Pembaca yang budiman semoga perjalanan  dunia pendidikan khusus tak ada perubahan yang membuat dunia pendidikan khusus lebih menjadi lebih khusus lagi. “Lho kena apa si Mas..?”  gantian Yuli tanya ke diriku. Ku jelaskan “Ya bila aturan semakin khusus dan berbeda dengan  pendidikan dasar dan pendidikan menengah reguler (pada umumnya)  memberi peluang terciptanya situasi pikologis seolah-olah menjauhkan Anak Bekebutuhan Khusus (ABK) dengan  anak Indonesia  yang mengenyam pendidikan di sekolah reguler”.

Oleh karena itu mari kita kenali sosok Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah milik kita. Secara umum Perpres No. 14 Tahun 2015  menegaskan melalui pasal 14 ayat (1)  bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah dipimpin oleh Direktur Jenderal dan  bertanggung jawab kepada Menteri.

Terkait apa yang menjadi tugasnya pasal 15 menegaskan bahwa “Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar dan menengah”.  Pasal 16 menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah menyelenggarakan fungsi:

  1. perumusan kebijakan di bidang kurikulum, peserta didik, sarana dan prasarana, pendanaan, dan tata kelolapendidikan dasar dan menengah;

  2. Pelaksanaan kebijakan di bidang peningkatan kualitas pendidikan karakter peserta didik, fasilitasi sumber daya, pemberian izin dan kerja sama penyelenggaraan satuan pendidikan yang diselenggarakan perwakilan negara asing atau lembaga asing, penyelenggaraan pendidikan di daerah khusus dan daerah tertinggal (pendidikan layanan khusus), dan penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah;

  3. fasilitasi pembangunan teaching factory dan technopark di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan;

  4. Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pendidikan dasar dan menengah;

  5. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pendidikan dasar dan menengah;

  6. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pendidikan dasar dan menengah;

  7. Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah; dan

  8. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.

Guna memahami informasi terkait Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di tahun 2015 silahkan KLIK PERPRES MOMOR 14 TAHUN 2015 TT KEMDIKBUD RI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s